Kamis, 31 Mei 2012

Refleksi ke-9

langsung aja..... hari ini dosen mengeluarkan setengah dari teman-teman saya, kekecewaan muncul tapi harus bagaimana, dapet pelajaran tapi sedikit nyesek....... just looking from windows,

menggabungkan 2 buah array

DALAM BENTUK C++

#include <iostream>
#include <string>

using namespace std;
int main()
{
  
   int n;
   int i;
   int j;
   int a[10];
   int b[10];
  
   cout<<"menggabungkan 2 buah array"<<endl;
   cout<<"Masukkan n = ";
   cin >> n;
   i =1;
   cout << "Array A : " << endl;   while (!(i>n))
   {
      raptor_prompt_variable_zzyz ="Input data";
      cout << "data ke ["<<i<<",1] = ";     
      cin >> a[i]; i =i+1;
   }
   cout << "......................................................." << endl;   cout << "Array B : " << endl;   j =1;
   while (!(j>n))
   {
      raptor_prompt_variable_zzyz ="Input data";
      cout << "data ke ["<<j<<",1] = ";  
      cin >> b[j];   j =j+1;
   }
   cout << "......................................................." << endl;   cout << "Matriks Dua Dimensi" << endl;   i =1;
   while (1)
   {
      j =1;
      if (i>n) break;
      while (!(j>2))
      {
         cout << "data ke ["<<i<<","<<j<<"] = "<<a[i] << endl;         j =j+1;
      }
      i =i+1;
   }

   system("pause");
   return 0;
}



DALAM BENTUK REPTOR



Rabu, 30 Mei 2012

PROGRAM GENERATE PERMUTASI

#include <stdio.h>
#include <conio.h>
#include <stdlib.h>

using namespace std;

int hasil;
//funsi faktorial :
int faktorial (int nilai)
{
hasil = nilai;
while(nilai>1)
{
hasil = hasil*(nilai-1);
nilai = nilai-1;
}
return hasil;
}
main()
{
int p,nq,max,x,i,j,n,k,r,s,tr,no ;
int a[100];
div_t xx;

for (i=0;i<100;i++)
{
a[i] =0;
}
//Tampilkan pembuka
printf("\n PROGRAM GENERATE PERMUTASI\n\n");

//input nilai n(jumlah data <maksimal 100>)
printf("Masukan nilai n : ");
scanf("%d",&n);
//input data ke dalam array
for(i=1;i<=n;i++) //ulangi untuk semua data hingga data ke-n
{
printf("Masukan nilai himpunan a[%d] : ",i);
scanf("%d",&a[i]);
}

//input nilai r
printf("nilai r : ");
scanf("%d",&tr);

//hitung nilai permutasi
p=faktorial(n);
nq=faktorial(n-tr);
if(nq==0)nq=1;
max=p/nq;

printf("nilai permutasi : %d\n\nTekan Enter untuk melihat hasil generate permutasi...\n",max);

getche();//fungsi membaca karakter keyboard
no=1;//variabel untuk menampilkan nomor

//men-generate permutasi dengan
//algoritma generate next-permutation

//genere sabanyak nilai permutasi
for(x=1;x<=max;x++)
{
printf("%3d. ",no);
for(i=1;i<=tr;i++)
printf("%d",a[i]);
printf("\n",a[i]);
no++;

j=n-1;
while(a[j] > a[j+1])
j=j-1 ; //j adalah subcript terbesar dengan aj<aj+1
k=n;
while(a[j] > a[k])
k=k-1 ; //ak adalah integer terkecil dan lebih besar dari aj

//tukar aj dan ak
i=a[k];
a[k]=a[j];
a[j]=i;

r=n;
s=j+1;
while (r>s)
{
//tukar ar dan as
i=a[r];
a[r]=a[s];
a[s]=i;

r=r-1;
s=s+1;
}
}

system("PAUSE");
return EXIT_SUCCESS;
}

OPERASI MATRIX TRANSPOSE

#include <iostream>
#include <conio.h>
#include <iomanip.h>

int b1,b2,k1,k2,baris1,baris2,kolom1,kolom2,matrik1[10][10],matrik2[10][10],hasil[10][10];
main()
{
cout<<"OPERASI MATRIX TRANSPOSE\n";
do
{
cout<<"jumlah baris : ";
cin>>baris1;
cout<<"jumlah kolom : ";
cin>>kolom1;
}
while ((baris1>10)||(kolom1>10));
cout<<"\nmatrix A"<<endl;
for(b1=0;b1<kolom1;b1++)
for(k1=0;k1<baris1;k1++)
{
cout<<"data [" <<b1<<","<<k1<<"]=";
cin>>matrik1[b1][k1];
}
for(b1=0;b1<kolom1;b1++)
{
cout<<'\n';
for(k1=0;k1<baris1;k1++)
cout<<setw(4)<<matrik1[b1][k1];
}
{
printf("\ntranspose matrik 1 : \n");
for(b1=0;b1<kolom1;b1++)
{
for(k1=0;k1<baris1;k1++)
{
printf(" %d",matrik1[k1][b1]);
}
printf("\n");
}

//transpose matrik 2
do
{
cout<<"jumlah baris : ";
cin>>baris2;
cout<<"jumlah kolom : ";
cin>>kolom2;
}
while ((baris2>10)||(kolom2>10));
cout<<"\nmatrix B"<<endl;
for(b2=0;b2<kolom2;b2++)
for(k2=0;k2<baris2;k2++)
{
cout<<"data [" <<b2<<","<<k2<<"]=";
cin>>matrik2[b2][k2];
}
for(b2=0;b2<kolom2;b2++)
{
cout<<'\n';
for(k2=0;k2<baris2;k2++)
cout<<setw(4)<<matrik1[b2][k2];
}

printf("\ntranspose matrik 2 : \n");
for(b2=0;b2<kolom2;b2++)
{
for(k2=0;k2<baris2;k2++)
{
printf(" %d",matrik2[k2][b2]);
}
printf("\n");
}

}getch();}

konversi Array 1 Dimensi menjadi 2 dimensi

#include <cstdlib>
#include <iostream>

using namespace std;

class convert{
friend istream& operator>>(istream&, convert&);
friend ostream& operator<<(ostream&, convert&);

public:
convert();
void pindah();

private:
int x[100],y[100][100];
int l,k,m,n;
};

convert::convert(){
cout<<"===============================\n"<<endl;
cout<<"Memindah Array 1 ke 2 Dimensi\n"<<endl;
cout<<"===============================\n"<<endl;
}

istream& operator>>(istream& in, convert& a){
cout<<"Masukkan Banyak Digit Array 1 Dimensi :";
in>>a.l;
for(int i=0; i<a.l; i++){
cout<<"Imput Data ke ["<<i+1<<"]:";
in>>a.x[i];
}

cout<<"\nMasukkan Baris Array 2 Dimensi :";
in>>a.n;
cout<<"\nMasukkan Kolom Array 2 Dimensi :";
in>>a.m;
return in;}

ostream& operator<<(ostream& out, convert& b){
out<<"Data Array 1 Dimensi :"<<endl;
for(int i=0; i<b.l; i++){
out<<b.x[i]<<" ";
}

out<<"\nData Array Setelah di Pindah :"<<endl;
for(int i=0; i<b.n; i++){
for(int j=0; j<b.m; j++){
out<<b.y[i][j]<<" ";
}
out<<endl;
}
return out;}

void convert::pindah(){
k=0;
for(int i=0; i<n; i++){
for(int j=0; j<m; j++){
y[i][j]=x[k];
k=k+1;
}
cout<<endl;
}
}

int main(int argc, char *argv[])
{
convert marty;
cin>>marty;
marty.pindah();
cout<<marty;

system("PAUSE");
return EXIT_SUCCESS;
}

Array 2 dimensi

#include <cstdlib>
#include <iostream>

using namespace std;

int main(int argc, char *argv[])
{

int matrix[3][3];
int i,j;

for(i=0;i<=2;i++)
{
for(j=0;j<=2;j++)
{
cout<<"Masukkan angka pada baris ke "<<i<<" kolom ke "<<j<<" : ";
cin>>matrix[i][j];
}
cout<<endl;
}
for(i=0;i<=2;i++)
{
for(j=0;j<=2;j++)
{
cout<<matrix[i][j]<<" ";
}
cout<<endl;
}

system("PAUSE");
return EXIT_SUCCESS;
}

Selasa, 29 Mei 2012

menggeser data ke kiri dan ke kanan menggunakan array


refleksi minggu ke-8

hari kamis kemaren, kita belajar mengenai searching and sorting, disana terdapat array dengan banyak data sebagai ukuran, prinsipnya array akan membandingkan kunci sampai pada data yang terakhir. bila bila ke-i data sama dengan kunci, brarti data di temukan pada posisi ke-i. bila data tidak di ketemukan sampai akhir brarti kunci tidak ada pada array. selain pelajaran kamis kemaren pak wahyu mengajarkan bagai mana mengerjakan sesuai perosedur tentang suatu kasus, bahwa bukan mesin yang berpikir/menghasilkan data yang diinginkan tetapi kepintaran si pembuatnya dengan perhitungan kertas, tetapi sebelum mesin.

Selasa, 22 Mei 2012

array geser kanan

#include <cstdlib>
#include <iostream>
#define maks5

using namespace std;

class array{
friend ostream& operator<<(ostream&, const array&);
friend istream& operator>>(istream&, array&);
public:
array();
void cetak();
void geser_kanan();

private:
char a[5];
int posisi;
};

array::array(){
for(int i=0;i<5;i++)
a[i]='0';
}

void array::cetak(){
for(int i=0;i<5;i++)
cout<<a[i]<<" ";
}

ostream& operator<<(ostream& out, const array& keluar){
for(int i=0;i<5;i++)
out<<keluar.a[i]<<" ";
out<<endl;
return out;
}

istream& operator>>(istream& in, array& masuk){
int posisi;
for (int posisi=1; posisi<=5; posisi++){
cout<<"Masukkan Nilai Array Posisi Ke-"<<posisi<<"= ";
//in>>masuk.posisi;
if(posisi >= 0 && posisi <= 5){
//cout<<"masukkan elemen arraynya :";
in>>masuk.a[posisi-1];
}
}
return in;
}

void array::geser_kanan(){
int n=5;
int temp=a[n-1];
for(int i=n-1;i>=0;i--)
a[i+1]=a[i];
a[0]=temp;
}

int main(int argc, char *argv[])
{
array X;
cout<<"Program Array Geser Kanan\n\n";
cout<<"Array Masih Kosong : "<<X;
cin>>X;
cout<<"Isi Array Saat Ini : "<<X;
X.geser_kanan();
cout<<"Isi Array Setelah Digeser Kanan : "<<X<<endl;
cout<<endl;
system("PAUSE");
return EXIT_SUCCESS;
}
·

Rabu, 09 Mei 2012

refleksi 7 dan 8

hari ini masuk pada pertemuan ke-8, tetepi karena minggu kemaren  di liburkan sekarang materi yang kami plajari ganda termasuk pertemuan ke-7, pertemuan hari ini membahas tentang aray satu dimensi. pertemuan hari ini juga memberi jawaban akan arti kepercayaan yang di ucapkan, dan ucapan sebagai motivasi untuk otak jangan menyerah oleh kesulitan...(kata pak wahyu)

Selasa, 08 Mei 2012

ASP


Sejarah ASP
ASP  adalah  singkatan  dari Active Server Pages yang merupakan salah satu bahasa pemograman web untuk menciptakan halaman web yang dinamis. ASP merupakan salah satu produk tekhnologi yang disediakan oleh Microsoft. ASP diproses melalui web server dan hasil proses ini menghasilkan HTML yang akan dikirimkan melalui browser. ASP bekerja pada web server dan merupakan server side scripting. Berbeda dengan VBScript yang bekerja pada client atau disebut juga client side scripting. Meskipun demikian ASP mengunakan VBScript sebagai bahasa dasar untuk pemogramannya. Karena bersifat server side scripting maka ASP dapat bekerja pada semua web browser berbeda dengan client side scripting yang bekerja hanya tergantung pada browser. Sebagai contoh VBScript hanya bias dijalankan pada browser Internet Explorer dan tidak dapat dijalankan pada browser Netscape.
Untuk mudahnya kita bisa lihat pada gambar di bawah ini :
ASP sangat mudah dipelajari. Yang diperlukan hanyalah mengenal HTML dan VBScript. Dengan ASP anda bisa membangun aplikasi web yang dinamis. ASP juga dikenal sangat populer bersaing dengan PHP serta yang web language yang lainnya seperti Java Servlet, Cold Fusion, dll. ASP diperkenalkan ke dunia pertama kali oleh Microsoft pada tanggal 16 Juli 1996, dan diberi nama kode Denali. Beta version dirilis pada bulan November 1996, dan akhirnya ASP Version 1.0 secara resmi dipasarkan ke publik pada tanggal 12 Desember 1996. Microsoft terus mengembangkan ASP. Pada tahun 1998, Microsoft telah mengeluarkan software web
server yang terbaru, Internet Information Server 4.0 (IIS 4.0) yang berjalan pada Windows NT 4.0 dan Personal Web Server 4.0 (PWS 4.0) yang berjalan pada Windows ‘98. Software web server yang baru ini dapat support ASP Version 2.0. Dengan dirilisnya Windows 2000, maka Microsoft meluncurkan Internet Information Server 5.0 (IIS 5.0) dan versi terbaru ASP Version 3.0. IIS 5.0 sebenarnya lebih terintegrasi dengan Windows 2000 dalam satu paket sistem operasi. ASP semakin dikenal luas tepatnya sejak maret 1997. ASP semakin populer karena mudah untuk dipelajari. Tentunya masih banyak web programming language yang lainnya seperti PHP, Cold Fusion, java Servlet, dll yang tidak kalah populernya ASP.



http://www.johanes.cjb.net



Aturan Penggunaan Active Server Pages (ASP)

ASP  bersifat server-side untuk memberikan kemudahan plus bagi para pemrograman web agar dapat dijalankan pada sebuah PC biasa berbasis windows, maka PC tersebut harus disimulasikan menjadi web server dengan menambahkan fasilitas Personal Web Server (PWS), yaitu sebuah server mini yang dapat menguji script ASP pada komputer pribadi tanpa memerlukan koneksi ke internet.
ASP berjalan didalam lingkungan IIS atau Internet Information Server . keatas yang dijalankan  dengan OS Windows NT dan PWS atau Personal Web Server, yang dijalankan dengan OS Windows NT Workstation dan Windows 9x. untuk Windows Professional, Server, Advanced Server dan Data Center, semuanya menggunakan IIS 5.O. akses ke database merupakan fasilitas ASP yang paling sering digunakan. ASP  mendukung akses ke database manapun selama database tersebut mendukung OLEDB atau ODBC.
Untuk menjalankan aplikasi atau program ASP, diperlukan suatu server yang dapat menterjemahkan kode atau bahasa-bahasa tersebut ke dalam halaman internet atau seperti yang kita kenal HTML. Program server yang dibutuhkan adalah untuk windows 95/98 biasa menggunakan PWS (Personal Web Server) atau IIS (Internet Information Service) untuk windows berbasis NT. Untuk peng-install-an program tidak akan dibahas lebih jauh. Untuk memulai suatu program ASP, secara sederhana bisa digunakan Notepad. Jika kamu sudah mengenal program HTML, ini akan sangat membantu.
Program ASP dimulai dengan tanda <% dan harus diakhiri dengan %> Dan file nya harus dinamai dengan akhiran .ASP, contoh: default.asp, guestbook.asp, dst. (Sebagai tambahan: jika pada html untuk halaman pertama dinamai index.html, maka untuk asp biasa dinamakan default.asp.



Variabel
Sebuah halaman web yang tujuan utamanya adalah untuk menampilkan teks biasa dan gambar untuk browser yang cocok untuk tag HTML saja. To make the page more interesting, you and your users can exchange information, as illustrated in the previous lesson. Untuk membuat halaman lebih menarik, Anda dan pengguna Anda dapat bertukar informasi, seperti digambarkan dalam pelajaran sebelumnya. For example, you may want your users to submit values to the server, let the server either store those values or analyze them and send some results to the user. Sebagai contoh, Anda mungkin ingin pengguna Anda untuk mengirimkan nilai ke server, membiarkan server baik menyimpan nilai-nilai atau menganalisis mereka dan mengirim beberapa hasil kepada pengguna. This interact usually means that, in the beginning, you would not know the type of value(s) that one visitor would submit as opposed to another user. Ini berinteraksi biasanya berarti bahwa, pada awalnya, Anda tidak akan mengetahui jenis nilai (s) yang akan mengirimkan satu pengunjung yang bertentangan dengan pengguna lain. Based of this, you must prepare storage areas on the user or the server’s computer memory to temporarily hold the values used during a visitor’s interaction with your web page. Berdasarkan ini, Anda harus mempersiapkan tempat penyimpanan pada pengguna atau memori komputer server untuk sementara memegang nilai-nilai yang digunakan selama interaksi pengunjung dengan halaman web Anda. This type of storage area is called a variable. Jenis tempat penyimpanan ini disebut variabel.
Nama Variabel
Untuk menentukan nama variabel, ada aturan Anda harus mengikuti:
  • The name of a variable must start with either a letter or an underscore. Nama variabel harus dimulai dengan huruf atau garis bawah. A name can have only one letter but if you start it with an underscore, then the underscore must be followed by a letter Sebuah nama dapat memiliki satu surat tetapi jika Anda memulainya dengan underscore, maka menggarisbawahi harus diikuti dengan surat
  • After the first character as an underscore or a letter, the name can contain letters, digits, or underscores in any combination Setelah karakter pertama sebagai garis bawah atau huruf a, nama dapat berisi huruf, angka, atau garis bawah dalam kombinasi apapun
  • The name must not contain space but it can be made of various words as long as these words are concatenated (added together to produce one word) Nama tidak boleh berisi ruang tetapi dapat dibuat dari berbagai kata selama kata-kata ini digabungkan (ditambahkan bersama-sama untuk menghasilkan satu kata)
  • The name must not contain any symbol other than letters, digits, or underscores Nama tidak boleh mengandung simbol selain huruf, angka, atau garis bawah
After respecting these rules, you can adopt a naming convention that suits you. Setelah menghormati aturan ini, Anda dapat mengadopsi konvensi penamaan yang cocok untuk anda.

Tipe Data
Unlike some other languages, VBScript recognizes only a data type called Variant when declaring a variable using the following formula: Tidak seperti beberapa bahasa lain, VBScript hanya mengenal tipe data yang disebut Varianketika mendeklarasikan sebuah variabel dengan menggunakan rumus berikut:
 Dim VariableName Dim variableName
The Variant data type can be used in place of any type. Tipe data Variant dapat digunakan di tempat jenis apa pun. After declaring the variable, its type is still not know. Setelah mendeklarasikan variabel, jenisnya masih belum tahu. If you had requested a value from the user, before involving it in a calculation, you should first convert it to the appropriate type. Jika Anda meminta nilai dari pengguna, sebelum melibatkan dalam perhitungan, Anda harus terlebih dahulu dikonversi ke jenis yang sesuai. Fortunately, VBScript provides the necessary means (functions) to perform this conversion. Untungnya, VBScript menyediakan sarana yang diperlukan (fungsi) untuk melakukan konversi ini.
A string is an empty space, a character, or a group of characters. String adalah ruang kosong, karakter, atau kelompok karakter. When you present a control to the user who is supposed to type in it, the value that the user enters is primarily a string, even if you requested a character or a number. Bila Anda saat kontrol untuk pengguna yang harus mengetik di dalamnya, nilai bahwa pengguna memasukan terutama string, bahkan jika Anda meminta karakter atau angka. Here is an example of declaring a variable that would hold a string: Berikut adalah contoh deklarasi variabel yang akan memegang string:
 Dim Country Dim Negara
To initialize the string, you can pass a double-quoted value to it. Untuk menginisialisasi string, Anda dapat melewati nilai ganda-dikutip untuk itu. Here is an example: Berikut ini sebuah contoh:
 <%@ Language="VBScript" %> <% @ Language = "VBScript"%>
<html> <html>
<head> <head>
<title>Active Server Pages Tutorials</title> Server Pages <title> Aktif Tutorial </ title>
</head> </ Head>
<body> <body>
<h1>Lesson 4: Variables and Data Types</h1> <h1> Pelajaran 4: Variabel dan Tipe Data </ ​​h1>

<p><b>Lecturer:</b> Benjamin Jacobson</b> <p> Dosen: </ b> Benyamin Jacobson </ b>
<br> <br>
<b>Time Allocated:</b> 74 minutes</p> Waktu <b> Dialokasikan: </ b> 74 menit </ p>

<p>This lesson introduces the use of the computer memory to store some <p> pelajaran ini memperkenalkan penggunaan memori komputer untuk menyimpan beberapa
values that would be used while a visitor is interacting with a web page.</p> nilai-nilai yang akan digunakan saat pengunjung berinteraksi dengan halaman web </ p>.

<% <%
  Dim Country Dim Negara  Country = "Argentina" Negara = "Argentina"  Response.Write(Country) Response.Write (Negara)
%> %>
<h3>Enjoy</h3> <h3> Nikmati </ h3>
</body> </ Body>
</html> </ Html>
To convert a value or an expression into a string, you can use the CStr() function. Untuk mengkonversi nilai atau suatu ekspresi ke string, Anda dapat menggunakan CSTR () fungsi. To use it, pass the value or the expression in the parentheses of this function. Untuk menggunakannya, melewati nilai atau ekspresi dalam kurung dari fungsi ini.



1. Pengertian
Active Server Pages (ASP) adalah fasilitas server Web Microsoft yang diperkenalkan oleh Microsoft pada tahun 1996. ASP merupakan model pemrograman berbasis server (server based) atau sering disebut pemrograman sisi server (server-side) yang memungkinkan developer membuat dokumen-dokumen web dinamis dan interaktif secara cepat dan mudah.
ASP merupakan teknologi server-side scripting, yang berarti segala proses programnya dilakukan di server sebelum dikirim ke client. Server-side scripting ini merupakan kebalikan dari client-side scripting, yang seluruh proses programnya dilakukan di client. Karena seluruh prosesnya berada di server, maka client akan menerima hasilnya saja.  Jelas server-side scripting ini lebih aman. Yang biasanya dikatakan sebagai halaman ASP, sebenarnya terdiri atas 3 bagian.
a.       ASP obyek., atau lebih tepat disebut Component Object Model (COM). ASP hanya terdiri atas 5 obyek yang sangat sederhana, tetapi karena digabungkan dengan struktur teknologi Microsoft lainnya, obyek ini menjadi sangat berguna. Kelima obyek tersebut adalah Request, Response, Server, Application, dan Session.


·         Obyek Request berisi informasi yang diterima dari  pengunjung web.
·         Obyek Response menerima output dari hasil pemrosesan halaman ASP dan mengirimkannya ke pengunjung web.
·         Obyek Server berfungsi menyediakan akses ke server.
·         Obyek Application menyediakan tempat penyimpanan bersama bagi semua halaman ASP.
·         Obyek Session menyediakan penyimpanan tetap bagi serangkaian interaksi dengan pengunjung web yang sama. Ia dapat juga berisi informasi yang dijalankan saat interaksi berjalan atau berhenti.
b.      Bahasa Scripting. Dalam bahasa scripting inilah object-object ASP dimanipulasi sesuai dengan yang kita kehendaki. Bahasa scripting yang diberikan oleh Microsoft adalah VBScript dan Jscript. Standarnya adalah VBScript, dan bahasa ini paling banyak dipakai oleh developer ASP di seluruh dunia.
c.       ActiveX Server Component. Object ASP hanyalah perekat antara halaman HTML dengan program yang berada di server. Bahasa scripting hanya digunakan untuk membuat alur logika yang diperlukan. Untuk masalah akses ke database, akses ke program lain, dan sebagainya, maka diperlukan ActiveX Server Component.
Dengan adanya ketiga bagian diatas, sebuah halaman ASP bisa menjalankan program-program yang cukup rumit di server. Kombinasi ini menghasilkan aplikasi web yang baik.
2.Dasar-dasar ASP
Active Server Pages (ASP) berisi sekumpulan script yang terlebih dahulu akan diproses di server sebelum dikirimkan ke client. Client hanya akan menerima dalam bentuk hypertext markup language (HTML). Script yang bisa ditangani oleh ASP adalah VBScript dan Java Script.
Terdapat dua elemen yang sangat penting di dalam ASP, yaitu:
·   Elemen pertama adalah script yang digunakan untuk menulis program
·   Elemen kedua adalah HTML .
Menulis script ASP dapat dimulai dengan menuliskan tag <script>. Kita juga dapat menuliskannya secara singkat dengan pasangan tag <% dan %>. Sintaksis penulisan ASP dapat dilihat pada contoh script di bawah ini:
<html>
<head>
<title>contoh1.asp</title>
</head>
<body>
<%
‘tulis skrip anda disini
%>
</body>
</html>

http://ciethiashifa.blogspot.com/2012/01/active-server-pages-asp.html